17 Juli 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Lengkapi Fasyankes, Menkes Imbau Warga Perbatasan Tak Perlu Lagi Berobat ke Negara Tetangga

BatasNegeri – Akses yang mudah dengan ditunjang fasilitas kesehatan mumpuni, membikin warga ‘mengesampingkan’ pengobatan di dalam negeri.

Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek mengatakan, kini masyarakat tak perlu lagi berobat ke ‘luar’. Sebab, fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) sudah sangat baik.

“Penyakit seperti diabetes dan hipertensi sudah bisa ditangani di Puskesmas perbatasan. Sekarang sudah dilengkapi fasilitas laboratorium,” ujar Nilla usai meresmikan Puskesmas Entikong dan Puskesmas Balai Karangan di Kalimantan Barat, Rabu (18/4/2018).

“Selain itu SDM Kesehatan, sarana dan prasarana Puskesmas kita sudah mumpuni dan juga melayani KIS (program JKN),” tambahnya.

Nila mengakui bahwa masyarakat yang tinggal di sekitar perbatasan sering berobat ke negara tetangga. Dalihnya lantaran fasilitas kesehatan di sana lengkap dan lebih baik.

Melihat fenomena tersebut, Kementerian Kesehatan bergerak untuk meningkatkan mutu dan akses pelayanan kesehatan. Yaitu dengan membangun 124 puskesmas di daerah perbatasan di Indonesia dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2017.

Hingga saat ini, 80 persen Puskesmas telah selesai pembangunannya. Salah satunya, Puskesmas Entikong dan Puskesmas Balai Karangan.

“Dengan dibangunnya Puskesmas tersebut, harapannya di perbatasan bisa mendapatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang optimal di negeri sendiri,” pungkasnya.[*]

radarmalang.id