24 Juli 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Ini Target Penyelesaian Proyek Jalan Perbatasan

BatasNegeri – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga terus melanjutkan konstruksi jalan paralel perbatasan di Kalimantan sepanjang 1.070 km.

Jalan yang tersambung dari Kalimantan Barat (Kalbar) hingga Kalimantan Utara (Kaltara) ini ditargetkan bisa tembus pada 2019.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XII, Refly Ruddy Tangkere menyatakan, pihaknya membutuhkan banyak dukungan dalam pengerjaan jalan perbatasan ini sehingga segala kebutuhan pembangunan dapat terpantau.

“Secara umum, memang banyak dukungan yang perlu kita butuhkan, termasuk dalam hal pendanaan. Kemudian ada banyak kendala di sana, seperti medan, teknis dan non-teknis,” papar dia di Balikpapan, Rabu (5/9/2018).

Dia menyampaikan, medan pengerjaan yang sulit menjadi kendala teknis utama yang harus dihadapi. Secara non-teknis, ia melanjutkan, ada beberapa hal yang harus dihadapi seperti kultur budaya masyarakat setempat dan cuaca ekstrim di lokasi.

“Cuaca cenderung ekstrim dalam beberapa bulan terakhir. Tapi sekarang agak sedikit masuk ke musim panas,” kata dia.

Refly pun meyakini, kualitas jalan paralel perbatasan di Kalimantan ini kelak akan setara dengan standar milik Bina Marga Kementerian PUPR. “Saya rasa kualitasnya sama. Bisa dilihat seperti bagaimana di jalan tol, jalan di jembatan seperti di Pulau Balang, kemudian jalan nasional kita,” tutur dia.

Terkait pembukaan lahan yang sebagian besar terdiri dari hutan belantara, ia mengatakan, Kementerian PUPR telah bekerjasama dengan pihak Zeni TNI AD sejak 2016.

Sementara itu, Refly juga menargetkan, pada akhir tahun ini tinggal tersisa 126 km di Kaltara dan 58 km di Kaltim jalan yang belum tembus dari total panjang 1.070 km. “Diharapkan tembus (seluruhnya) di 2019,” ujar dia.[*] 

(liputan6.com)