17 Juli 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Pelni Angkut 1.000 Ton Beras Bulog ke Wilayah Perbatasan

BatasNegeri – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) menyebut bakal mengangkut sejumlah kebutuhan pokok, antara lain berupa 1.000 ton beras ke daerah terpencil, tertinggal, terdepan, dan perbatasan (T3P). Pengangkutan akan dilakukan dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menuju ke Kepulauan Tahuna, Sulawesi Utara.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PELNI Yahya Kuncoro menjelaskan pengangkutan komoditas pangan akan dilakukan pihaknya sesuai dengan kerja sama bersama Perum Bulog sebagai BUMN penyedia kebutuhan pangan.

“Saat ini sudah mulai progres loading barang, dimuat dengan kontainer milik PELNI. Kapalnya akan berangkat pada 10 April 2019,” ujar Yahya dalam keterangan resmi, Kamis (4/4/2019).

Yahya menjelaskan pihaknya saat ini melayani tol laut dengan rute H1+T10 dari Tanjung Perak-Makassar-Bitung-Tidore-Morotai-Buli-Maba-Gebe-Tidore-Tanjung Perak dengan KM Logistik Nusantara 2 dan KM Logistik Nusantara 3 untuk mengangkut barang-barang kebutuhan pokok dan barang penting.

“Kapal Tol Laut tidak langsung ke Tahuna, tetapi kontainer akan dipindahkan di Bitung yang saat ini menjadi pelabuhan penghubung atau Hub. Selanjutnya, barang akan diangkut dengan kapal Tol Laut KM. Kandhaga Nusantara I dengan rute Bitung-Tagulandang-Tahuna-Melanguane-Miangas-Bitung,” lanjut Yahya.

Pemuatan beras Bulog, menurut dia, saat ini sedang dilakukan di Surabaya dari Gudang Jawa Timur menggunakan 50 kontainer dengan berat masing-masing 20 ton per teus. Beras akan dikirim ke Tahuna yang selanjutnya akan didistribusikan ke pulau-pulau sekitarnya dengan KM Kandhaga Nusantara I setiba di Bitung.

Yahya menambahkan pihaknya saat ini tengah mengembangkan bisnis angkutan barang dengan melakukan investasi pengadaan 1.500 kontainer pada 2018. Pada awal 2019, kontainer PELNI sudah mulai datang sebanyak 400 kontainer dan dikirim ke Cabang Surabaya.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 50 kontainer baru dipergunakan untuk mengangkut beras Bulog dari Surabaya ke Tahuna, Sulawesi Utara. Selain itu, kontainer tersebut juga dikirim ke Makasar untuk mengangkut berbagai komoditas barang dari Makassar ke berbagai pelabuhan di dalam negeri.[*]

pelitaonline