13 Juli 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Masih Ada Desa yang Belum Terima Dana BLT, Ini Kata Mendes

BatasNegeri – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan hingga saat ini masih ada desa yang masih belum menerima pencairan BLT Dana Desa.

“Jadi ada beberapa desa yang sampai hari ini belum menerima dana desa,” jelas Abdul dalam video conference, Rabu (17/6/2020).

Adapun hingga 16 Juni 2020, sudah 90 persen atau 65.736 desa yang sudah menerima dan menyalurkan dana BLT.

Dia pun menjelaskan terdapat beberapa alasan yang menyebabkan desa-desa yang bersangkutan belum mendapatkan BLT Dana Desa di rekening kas desanya.

Yang pertama, desa yang bersangkutan belum mengunggah Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Sehingga, Kementerian Keuangan tidak memiliki data untuk menyalurkan anggaran BLT Dana Desa.

Yang kedua, pejabat kepala desa masih pejabat sementara.

“Ini juga terkait dengan pemerintah daerah yang lambat dalam penanganan,” jelas dia.

Abdul pun memaparkan, alasan ketiga, masih terdapat konflik antara kepala desa dengan Badan Permusyarawatan Desa (BPD). Hal tersebut tentu menghambat penyelenggaraan musyawarah desa yangg mnejadi salah satu landasan dalam penyusunan APBDes.

“Yang keempat masih ada temuan laporan pertanggungjawaban yang kurang di tahun 2019,” jelas dia.

Adapun Abdul mengatakan yang kelima ada masalah terkait perangkat desa yang diberhentikan oleh kepala desa baru. Secara lebih rinci Abdul menjelaskan, dari 65.736 desa tersebut terdapat 291 kabupaten/kota yang realisasi pencairan dana desanya sudah 100 persen. Kemudian ada 81 kabupaten kota yang realisasinya sebesar 75 persen hingga 99 persen.

Selain itu, Abdul mengatakan 24 kabupaten penyaluran dana desanya menapai 50 persen hingga 74 persen dan ada 27 persen yang realisasi penyaluran dana desanya sebesar 1 pesen hingga 49 persen.

“Dan yang masih nol persen ada 11 kabupaten yang rata-rata ada di Papua,” ujar dia.

“Nah 11 kabupaten atau kota ini kemungkinan ada dua, satu memang belum menyalurkan, atau dua, sudah menyalurkan cuma belum bisa laporan karena kondisi geografis,” jelas dia.[*]

Kompas.com