17 Juli 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Ekonomi Indonesia Triwulan III 2020 Membaik

BatasNegeri – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan kondisi perekonomian di triwulan III 2020 sudah mulai menunjukkan adanya perbaikan, meskipun angka penerimaan pajak pada Juli 2020 dan realisasipendapatan negara dan hibah mengalami kontraksi.

Mengacu pada data APBN edisi Juli penerimaan pajak tercatat realisasi penerimaan Dirjen Pajak hingga Juli 2020 tercatat Rp 601,91 triliun atau kontraksi 14,67% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kontraksi ini tercatat lebih dalam dibandingkan dengan kontraksi penerimaan pajak bulan sebelumnya sebesar 12%. Realisasi pendapatan negara dan hibah hingga akhir Juli 2020 mencapai Rp 922,25 triliun atau 54,25% target APBN-Perpres 72/2020. Pendapatan Negara dan Hibah mengalami kontraksi sebesar 12,37% (yoy).

“Kalau dilihat dari mobilitas masyarakat, memang sudah menunjukkan adanya aktivitas yang makin meningkat dibandingkan Maret, April dan Mei. Dengan aktivitas yang lebih tinggi, harapannya kegiatan konsumsi dan aktivitas ekonomi bisa mulai pulih secara bertahap,” kata Sri Mulyani.

Indikator konsumsi juga dilihatnya secara bertahap mulai meningkat. Tetapi momentum ini menurutnya masih sangat rapuh.

“Memang ada pembalikan yang cukup meyakinkan dari bulan Mei, tetapi momentum tersebut tidak merupakan sesuatu yang harus diterima begitu saja. Artinya kita harus tetap menjaga agar pemulihan itu terjaga momentumnya, karena masih sangat dini dan masih sangat rapuh,” kata Menkeu.

Pada 2020 ini, Kementerian Keuangan memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar -1,1% hingga 0,2%. Untuk skenario -1,1% apabila di kuartal III-2020 masih mengalami pertumbuhan yang negatif dan di kuartal IV-2020 masih berada sedikit di bawah netral.

Sedangkan skenario pertumbuhan ekonomi 0,2% bisa terjadi apabila di kuartal III-2020 dan terutama di kuartal IV-2020 pemulihanekonomi bisa terjadi untuk mengkompensasi kontraksi yang dalam pada kuartal II-2020. (beritasatu)