13 Juli 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Agar Pilkada di Tengah Pandami Covid-19 Tetap Berkualitas

BatasNegeri – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 dilaksanakan dengan kondisi yang berbeda dibanding sebelumnya, lantaran berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Saat ini proses Pilkada sudah memasuki tahapan pendaftaran bakal pasangan calon.

Pemerintah telah mengeluarkan sejumlah kebijakan dan aturan agar Pilkada 2020 berlangsung aman dan kondusif serta tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Di antaranya adalah membatasi jumlah massa saat pelaksanaan kampanye terbuka. Ini dilakukan lantaran kerumunan massa berpotensi besar terjadinya penularan virus corona.

Beberapa petunjuk teknis pelaksanaan pencoblosan pun sudah diedarkan, seperti membatasi jumlah pemilih di TPS dibatasi, waktu mencoblos akan terjadwal dan tidak serentak pada jam yang sama sehingga tidak terjadinya kerumunan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Selain itu, petugas TPS wajib dilengkapi alat pelindung diri (APD) standar dan seluruh pemilih akan diberi sarung tangan.

Peran masing-masing pemerintah daerah, aparat keamanan TNI-Polri beserta seluruh masyarakat sangat penting dalam menentukan suksesnya pelaksanaan Pilkada. Meski pelaksanaan dilakukan di tengah kondisi pandemi, diharapkan Pilkada tetap dapat melahirkan pemimpin lokal yang dibutuhkan daerah. Kondisi pandemi jangan sampai semakin memperparah dan membelokkan tujuan Pilkada langsung, yakni demokrasi yang berkualitas, berkeadilan dan berkeadaban.[*]

Gerry