24 Juli 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Balai Karantina Gagalkan Penyelundupan 163 Kg Olahan Daging dari Timor Leste ke NTT

BatasNegeri – Petugas Balai Karantina Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Satuan Pelayanan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain menggagalkan penyelundupan 163 kilogram olahan daging berupa sosis ayam dari Timor Leste ke wilayah NTT.

Paramedik Karantina Hewan PLBN Motaain, Patria, mengatakan, ratusan kilogram daging olahan itu dimasukan dalam 20 karton.

“Produk hewan tersebut tidak disertai sertifikat kesehatan dari negara asalnya Timor Leste,” kata Patria dalam rilis resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (13/2/2024).

Patria menuturkan, awalnya pihak Karantina mendapat laporan dari rekan Bea Cukai bahwa ada indikasi penyelundupan produk hewan ilegal di salah satu truk yang akan melintas PLBN Motaain, Kabupaten Belu, NTT.

Setelah diperiksa, ditemukan adanya sosis ayam di bak muatan truk yang ditutupi menggunakan terpal dan kayu tripleks. Sopir yang membawa sosis itu, tidak menunjukkan dokumen berupa sertifikat kesehatan. Sehingga pihaknya langsung menahan sosis tersebut.

Patria menjelaskan, berdasarkan Pasal 44 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019, penahanan dilakukan apabila dilakukan pemeriksaan administratif dan kesesuaian dokumen belum seluruhnya dipenuhi dan atau pemilik menjamin dapat memenuhi dokumen persyaratan.

Namun, dalam hal ini pemilik tidak dapat memenuhi dokumen persyaratan yang dimaksud sehingga pemilik bersedia daging olahan yang dibawa ditahan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Di tempat terpisah, Kepala Karantina NTT, IBP Raka Ariana mengatakan, hal itu dilakukan untuk mencegah masuknya penyakit hewan ke wilayah Indonesia.

“Tentunya ini untuk mencegah masuknya penyakit hewan, pengawasan lalu lintas media pembawa HPHK harus diperketat. Tidak hanya di perbatasan negara, pengawasan juga dilakukan di bandara, pelabuhan laut dan pelabuhan penyeberangan di seluruh NTT,” ujar Raka.[*]

Kompas.com