13 Juli 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Kapal Tanker MT Koan Tenggelam di Laut Arafura

BatasNegeri – Kapal Tanker MT Koan tenggelam di Laut Arafura, perbatasan Indonesia – Australia, Rabu (14/2/2024) pagi.

Kepala Basarnas Ambon, Muhammad Arif Anwar dalam keterangannya, Jumat (16/2/2024) menjelaskan, MT Koan berbendera Indonesia yang bertolak dari Bontang – Kalimantan Timur (Kaltim) menuju Surabaya itu mengalami kebocoran setelah mendapat gelombang tinggi 5 meter di Perairan Laut  Arafura Rabu (14/2/2024) sekitar pukul 06.00 WIT.

“Akibatnya kapal alami miring kanan, para ABK sempat mencoba menguras air menggunakan pompa namun tidak berhasil. Kamis (15/2/2024) sekitar pukul 04.00 WIT, kapal perlahan tenggelam di Perairan Laut Arafura, Perbatasan Indonesia-Australia,” jelasya.

Belasan kru kapal pun berhasil menyelamatkan diri menggunakan dua buah Life Craft dan meminta pertolongan ke Kapal Tanker Hafnia Petler.

Setelah mendapat laporan tersebut, Basarnas Ambin kemudian mengirimkan Tim SAR Gabungan.

Tim terdiri dari Rescuer Pos SAR Saumlaki dan Polairud Polda Maluku kemudian berangkat sekitar pukul 14.27 WIT.

“Basarnas Ambon merespon cepat laporan tersebut dan mengerahkan Tim SAR Gabungan yang terdiri Rescuer Pos SAR Saumlaki dan Polairud Polda Maluku sekitar pukul 14.27 WIT menuju lokasi kejadian guna melaksanakan Operasi SAR pada koordinat 8° 28′ S – 131° 28′ E, jarak -+ 31 Nm, dan Heading 167° arah Selatan dari Pos SAR Saumlaki,” kata Kepala Basarnas Ambon.

Anwar menuturkan, Tim SAR Gabungan tiba sekitar pukul 18.50 WIT lalu segera mengevakuasi seluruh korban melalui intercept Kapal Tanker Hafnia Petrel.

Para korban selanjutnya dibawa menuju Pelabuhan Saumlaki.

“Empat jam perjalanan, Pukul 18.50 WIT, menggunakan KP – XVI-2006 Polairud Polda Maluku, Tim SAR Gabungan berhasil tiba dilokasi intercept Kapal Tengker Hafnia Petrel guna mengevakuasi seluruh korban. Pukul 19.15 WIT, seluruh korban berhasil di evakuasi dengan selamat dan dipindahkan ke atas Kapal Polairud Polda Maluku dan dibawa menuju Pelabuhan Laut Saumlaki,” tuturnya.

Pukul 22.04 WIT, KP-XVI-2006 Polairud Polda Maluku beserta seluruh korban berhasil tiba di Pelabuhan Laut Saumlaki.

Setibanya di Saumlaki pukul 22.04 WIT, ke 18 korban selamat diserahkan kepada pihak RSUD DR. PP. Magreti Saumlaki guna penanganan lebih lanjut.

Berikut ini daftar nama korban selamat :

  1. Sony Mubarok (31) Oiler
  2. Rusman (27) Juru Mudi
  3. Jumu jahi (27) Juru Mudi
  4. Kiki weldi (37) Tukang Las
  5. Toni Ricardo ( 24) Oiler
  6. Erid suhendra (35) Captain
  7. Hendro Febrianto ( 34) Mandor Mesin
  8. Rahmadi ( 28) Mualim III
  9. Wahyu Dwi jadtmiko ( 49) KKM
  10. Ayu Airin laihan ( 24) Koki
  11. Rohmat Saiful Anwar ( 32) Mualim I
  12. Ari Satrio priantoro ( 35) Botswain
  13. Mahesa Ari Sandi ( 25) Masinis II
  14. Pilar jaman tegar R.A ( 26) Masinis III
  15. M.arofa ( 27) Oiler
  16. Heri Siswanto ( 39) Ebi
  17. Dadan Abriansyah (30) Second Officer
  18. Madi Maulana (20) Kadet Deck

“Seluruh korban berhasil dievakuasi dan tiba di Kota Saumlaki dan diserahkan kepada Tim Medis guna penanganan lebih lanjut,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Kapal Tanker MT. Koan tenggelam di Laut Arafura akibat dihantam gelombang setinggi 5 meter.

Sebelumnya, Kapal Tanker MT. Koan berlayar dari Bontang, Kalimantan Timur menuju Surabaya.

Kemudian saat melintasi perairan Arafura, gelombang tinggi menyebabkan kebocoran lambung kapal sekitar pukul 06.00 WIT, pada 14 Februari 2024 kemarin.[*]