24 Juli 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Papua Pegunungan Galang Kerja Sama Pengembangan Budaya dengan Anjungan Papua di TMII

BatasNegeri – Sebagai salah satu upaya untuk percepatan pembangunan Provinsi Papua Pegunungan, Pj Gubernur Papua Pegunungan Velix Vernando Wanggai menjalin kerja sama dengan anjungan Papua di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.

Dalam acara tersebut, Wanggai menegaskan anjungan Papua adalah rumah seluruh anak Papua. Dengan adanya perjanjian kerja sama, diharapkan akan memberikan manfaat untuk Papua induk dan Papua Pegunungan.

“Rumah tanah Papua kita optimalkan untuk mengembangkan Tanah Papua. Ini adalah langkah untuk memulai pondasi, bagaimana kita merawat dan menjaga budaya yang telah ada ribuan tahun di Papua,” kata Wanggai saat penandatanganan MoU kerjasama pemanfaatan anjungan Papua TMII Jakarta dalam pengelolaan budaya Papua Pegunungan, Sabtu (2/3/2024).

Ia menyatakan mengembangkan pondasi sosial budaya sangat penting, karena percepatan pembangunan tidak lepas dari sosial budaya dan spiritual.

“Salah satu langkah itu, kita minta izin Papua induk untuk kerja sama anjungan Papua untuk pengelolaan sosial budaya. Ini rumah kita bersama dengan Papua induk merawat semua aset. Ini poin pertama,” ujarnya.

Kedua, lanjutnya, kerja sama ini akan melengkapi, menambahkan atau membangun hal-hal terkait sosial budaya peradaban. “Kita akan bahas objek apa saja yang akan kita bangun di anjungan Papua,” ujarnya lagi.

Ketiga, anjungan ini akan menjadi sarana promosi baik budaya, ekonomi kreatif, hasil sumber daya alam kopi buah merah, maupun bisnis lain holtikultura.

“Karena kita adalah provinsi pertanian. Tempat ini juga akan menjadi promosi pariwisata yang baik, apalagi sudah ditegaskan bahwa Papua Pegunungan adalah provinsi festival,” kata Wanggai.

Selanjutnya, ia menegaskan Provinsi Papua Pegunungan ingin mengembangkan kapasitas building pengelola, aparatur, PNS, pegiat seni budaya agar bisa aktualisasi di Jakarta sebagai pusat industri dan bisnis ke depan.

“Ini titik hub kita untuk pengembangan kapasitas. Jaringan sosial bisnis kita perluas, agar bermanfaat bagi Papua Pegunungan. Dengan harapan percepatan pembangunan di Papua pengunungan akan berbasis kearifan lokal,” pungkasnya.[*]

mediaindonesia.com