24 Juli 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Satgas Cartenz Tembak Mati 2 Anggota KKB di Yahukimo Papua

BatasNegeri – Satgas Operasi Damai Cartenz menembak mati dua anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) kelompok Kopi Tua Heluka dan kelompok Yotam Bugiangge di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (11/4).
Kaops Damai Cartenz Kombes Faizal Ramadhani mengungkapkan salah satu korban penembakan itu adalah Afrika Heluka yang merupakan anggota KKB aktif kelompok Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka.

“Afrika Heluka merupakan DPO kasus penembakan anggota Polres Yahukimo atas nama Brigpol Usdar yang menyebabkan korban meninggal dunia pada 29 November 2022, penembakan terhadap anggota Brimob Satgas Preventif Operasi Damai Cartenz 2022 yang menyebabkan 1 personel meninggal dunia dan 1 personel mengalami luka berat pada 30 November 2022,” kata Faizal dalam keterangannya.

“Penembakan Mako Polres Yahukimo pada 30 Desember 2022, penyerangan Dandim 1715/Yahukimo yang menyebabkan 1 orang anggota TNI meninggal dunia pada 1 Maret 2023 dan penembakan pesawat Trigana Air B737 PK-YSC pada 11 Maret 2023,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz AKBP Bayu Suseno mengatakan satu anggota KKB lainnya yang ditembak mati adalah Toni Wetapo alias Toni Giban, anggota KKB aktif kelompok Yahukimo pimpinan Yotam Bugiangge.

“Yang bersangkutan diduga terlibat pembantaian terhadap masyarakat pendulang emas di Kali I pada 16 Oktober 2023 dengan korban masyarakat sipil sebanyak 13 orang meninggal dunia, 1 orang luka-luka dan 2 orang lainnya tidak ditemukan serta terakhir terlibat dalam penembakan Pesawat Wings Air di bandara Nop Goliat Dekai, Yahukimo pada tanggal 17 Februari 2024,” tutur Bayu.

Selain menembak mati dua anggota KKB itu, kata Bayu, pihaknya juga menangkap enam orang lain yang diduga merupakan anggota KKB aktif.

Disampaikan Bayu, saat ini keenam anggota KKB itu telah diamankan di posko Operasi Damai Cartenz wilayah Yahukimo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Selain itu, sejumlah barang bukti juga turut disita. Di antaranya, lima buah parang, satu pucuk senapan angin, dua buah busur panah, satu bilah pisau dengan gagang berwarna merah, satu bilah samurai dengan sarung terbuat dari kayu berwarna merah, satu bilah pisau, handphone berbagi jenis serta aksesoris lainnya yang bermotif Bintang Kejora.

Lebih lanjut, Bayu menyebut penindakan yang dilakukan oleh Satgas Damai Cartenz ini merupakan peringatan keras kepada KKB agar menghentikan tindakan-tindakan gangguan keamanan di Tanah Papua.

“Tindakan Satgas Damai Cartenz ini memberikan pesan yang kuat kepada para pelaku kejahatan dalam hal ini KKB bahwa tindakan mereka tidak akan ditoleransi dan akan dihadapi dengan tindakan hukum yang tegas,” ujarnya.[*]

cnnindonesia.com