24 Juli 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Rawan Konflik Teritorial dengan Malaysia, Pemerintah Bangun Mercusuar di Pulau Karang Singa

BatasNegeri – Pemerintah secara bertahap membangun mercusuar dan helipad di Pulau Karang Singa mulai 2022 sebagai antisipasi agar pulau tersebut tidak diklaim milik Malaysia.

Pulau Karang Singa merupakan pulau yang berjarak sekitar 3,70 mil laut dari Tanjung Sading, Kecamatan Bintan Utara, Kepulauan Riau (Kepri).

“Karena berbatasan langsung dengan Malaysia hingga Singapura. Jangan sampai pulau ini diklaim sebagai wilayah mereka. Ini menjadi titik penanda perbatasan pulau terluar Indonesia dengan Malaysia maupun Singapura,” kata Gubernur Kepri, Ansar Ahmad seperti disadur dari Antara, Jumat (26/11/2021).

Ansar tidak ingin kejadian sengketa antara Indonesia dan Malaysia terkait perebutan Pulau Simpadan dan Ligitan beberapa tahun silam terulang lagi.

Saat itu, Mahkamah Internasional memutuskan bahwa kedua pulau tersebut masuk wilayah kedaulatan Malaysia.

Tidak sampai di situ, setelahnya Malaysia juga ditetapkan secara resmi menguasai Karang Tengah (Middle Rock). Sementara, Singapura telah menguasai teritorial Batu Putih (Pedra Branca).

Menurut dia, letak geografis Kepri sebagai daerah perbatasan memang rawan konflik teritorial dengan negara lain.

Ansar pun mendorong agar pemerintah pusat dapat menjadikan Pulau Karang Singa sebagai tempat wisata, selain dibangun mercusuar dan helipad.

“Selain menjaga kedaulatan negara, pemerintah pusat juga didorong meningkatkan perekonomian warga perbatasan, misalnya melalui pengembangan sektor pariwisata,” ujar Ansar.