24 Juli 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Nelayan Indonesia Mengaku Bersalah atas Penangkapan Ikan Ilegal

BatasNegeri – Lima nelayan Indonesia telah mengaku bersalah di Pengadilan Negeri Darwin atas tuduhan melakukan penangkapan ikan secara ilegal di perairan Australia.

Pada tanggal 30 Mei, di Pengadilan Lokal Darwin, semua terdakwa mengaku bersalah dan menerima perintah pengakuan perilaku baik untuk jangka waktu antara dua hingga lima tahun.

Para nelayan didakwa melanggar Undang-Undang Perikanan (Pengelolaan) 1991 (Cth).

Sebelumnya pada hari Senin, 6 Mei 2024, petugas patroli Australia mendeteksi, mencegat, dan menangkap sebuah kapal nelayan Indonesia yang melakukan aktivitas ilegal di Zona Penangkapan Ikan Australia, sekitar 65 mil laut di dalam perairan Australia.

Otoritas Australia menyita 70 kilogram ikan hasil tangkapan dari berbagai jenis, serta berbagai peralatan yang digunakan untuk aktivitas ilegal, termasuk sepatu bot terumbu karang, tali pancing, kail, jaring, dan 40 kilogram garam (digunakan untuk mengawetkan ikan).

Kapal tersebut disita dan dihancurkan secara sah, sementara para awak kapal ditahan dan dibawa ke Darwin.

Apprehended fishing vessel disposed after joint operation between the Australian Fisheries Management Authority (AFMA) and the Australian Border Force (ABF). Photo courtesy of ADF

Salah satu nelayan juga akan menjalani hukuman penjara tiga bulan setelah menyelesaikan hukuman sebelumnya atas pelanggaran yang belum dibayar.

AFMA, bersama dengan Komando Perbatasan Maritim (satuan tugas multi-lembaga yang terdiri dari Pasukan Perbatasan Australia dan Pasukan Pertahanan Australia), terus berkomitmen untuk memberantas penangkapan ikan ilegal oleh kapal asing di perairan Australia.

Upaya ini dilakukan untuk melindungi sumber daya laut yang berharga.

Selain penegakan hukum, berbagai langkah lain juga dilakukan oleh pihak berwenang Australia untuk memerangi penangkapan ikan ilegal, di antaranya:

  • Kampanye informasi publik yang disampaikan kepada komunitas nelayan Indonesia
  • Distribusi materi edukasi
  • Kampanye media sosial yang ditargetkan
  • Keterlibatan proaktif dengan para nelayan

sbs.com.au