24 Juli 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Wisata Pulau Meitara Cegah Penebangan Hutan Lindung

BatasNegeri – Pulau Maitara adalah sebuah pulau yang berada di Maluku Utara. Lokasi tepat diantara Pulau Ternate dan Tidore. Hamparan hutan mangrove yang terjaga kelestariannya menjadi kekuatan wisata di sana. Hutan mangrove “Posi Posi Ngusu Lenge” tersemat sebagai nama lokasi wisata tersebut.

Kawasan mangrove tersebut ditumbuhi jenis mangrove Perepat atau Pidada Putih (Sonneratia alba). Sehingga nama Posi Posi berangkat dari tumbuhan mangrove yang tumbuh di sana yang berasal dari bahasa lokal Tidore.

Pengelola Wisata Maitara dan Kades Maitara Tidore, Muhlis Malagapi mengatakan terbentuknya wisata Maitara mampu mencegah penebangan hutan lindung. Hal ini dibuktikan dengan adanya kesadaran masyarakat tentang manfaat hutan lindung dan mangrove. 

Menurutnya, untuk mencapai pada titik tersebut dibutuhkan ketelitian dalam menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem hutan. Apalagi wisata tersebut dibentuk dari dana desa, sehingga pihaknya nemiliki tanggung jawab dalam menjaga ekosistem hutan. 

“Kawasan hutan mangrove itu tidak bisa dibangun sembarangan. Maka dari itu kami sangat berhati-hati dalam proses pembangunan yang melihat infrastruktur,” kata Muhlis dalam wawancara bersapa Pro 3 RRI, Minggu (7/7/2024). 

Saat ini pihaknya telah menerapkan tiga konsep untuk membangun kesadaran warga dan pengunjung. Diantaranya tentang konservasi alam, memperbudayakan masyarakat lokal, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya lingkungan hidup. 

Meskipun wisata tersebut telah terbangun, namun pihaknya masih membutuhkan dukungan dari berbagai kalangan. “Terciptanya wisata ini juga tidak terlepas dari yang namanya dukungan dari berbagai pihak, ” ucap Muhlis. 

Untuk saat ini, wisata Maitara sedang berusaha membuat mapping room untuk memudahkan turis dalam berwisata di Maitera. Pihaknya mengatakan bahwa rencana ini membutuhkan waktu dua hari kedepan. 

Selain itu ia mengatakan bahwa pengunjung tidak perlu merasa khawatir akan tidak terjangkaunya tempat wisata. Karena Meitara memiliki luas 106 hektare, yang artinya tempatnya sangat mudah dijangkau. 

Wisata Meitara yang saat ini menjadi destinasi terbaik bisa dikunjungi dengan melakukan perjalanan dari Jakarta hingga Ternate. Waktu  tempuh antara Ternate ke Meitara cukup dekat, hanya 15 menit. 

“Di sana perahu yang siap standby untuk mengantarkan para pengunjung sampai ke Meitara. Tapi kalau bisa langsung ke Meitaranya, biasanya tidak ada pungutan biaya disana,” ujarnya. 

Selain itu, pihaknya juga menyarankan bagi pengunjung yang ingin membeli oleh-oleh bisa mencari hasil tangkapan para nelayan. Lebih lanjut, ia mengatakan rata-rata hasil tangkapan selalu dijadikan produk olahan seperti ikan asap dan abon ikan.[*]

rri.co.id