24 Juli 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Mendagri Tjahjo Kumolo meresmikan patung Soekarno di halaman rumah pengasingan Soekarno di Ende, Flores, pada puncak peringatan Hari Lahir Pancasila, Jumat, 1 Juni 2018

Songsong Hari Lahir Pancasila, Ende Kembali Gelar Prosesi Napak Tilas Kedatangan Bung Karno

BatasNegeri – Menjelang Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni, ribuan warga Kota Ende di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (31/5/2018) tumpah ruah memadati Pelabuhan Sukarno. Mereka larut dalam kemeriahan parade ratusan armada kapal nelayan dalam rangka napak tilas kedatangan Bung Karno di tanah pembuangan pada masa penjajahan belanda, pada 14 Januari 1934 di Pelabuhan Ende, dengan kapal Van Dar De Har milik Belanda.

Parade yang digelar dalam bentuk prosesi laut kapal KRI Teluk Ende-517 yang memuat plakat lambang Garuda Pancasila dan Bendera Merah Putih, diikuti ratusan kapal nelayan setempat. Prosesi laut  itu dimulai dari Pulau Ende menuju Pelabuhan Sukarno di Kota Ende. Ribuan warga Ende yang sudah menunggu di Pelabuhan Sukarno, menyambut meriah kedatangan Bung Karno yang disimbolkan dengan Pancasila, dengan sejumlah seremoni penerimaan bernuansa budaya tradisional.

hari_pancasila-kapal_bung_karno-ende-2

“Karena dari Tanah Ende ini lahirlah Pancasila yang diprakarsai Sukarno lewat refleksinya yang mendalam selama menjalani masa pengasingannya di Kota Ende,” ujar Penjabat Bupati Ende Obaldus Toda.

Menurutnya, parade mengenang kedatangan Bung Karno di Ende juga memberikan pesan dan ajakan kepada seluruh elemen bangsa, agar tetap menjaga dan mempertahankan Pancasila sebagai ideologi bangsa yang telah menyatukan beranekaragam suku dan budaya bangsa Indonesia.

hari_pancasila-kapal_bung_karno-ende-3

Kepala Dinas Pariwisata NTT Marius Ardi Jalamu mengatakan kegiatan prosesi kebangsaan ini merupakan bukti pengakuan warga Flores bahwa di Bumi Ende inilah Bung Karno menemukan butir-butir Pancasila yang dipersembahan sebagai ideologi negara Indonesia.

Prosesi Parade Pancasila yang diikuti oleh ratusan kapal nelayan, mendapat pengawalan ketat dari kapal perang milik TNI Angkatan Laut.

Rencananya puncak perayaan Hari Pancasila akan dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo yang akan meresmikan prasasti patung Bung Karno di Ende.[*]

Berbagai sumber