17 Juni 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Catatan Perjalanan MPPI ke PLBN Wini

BatasNegeri – Di penghujung Februari 2018, Masyarakat Peduli Perbatasan Indonesia (MPPI) menuntaskan kunjungannya ke Pos-pos perbatasan RI – Timor Leste. Tiga Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang sudah dibangun di wilayah Timor di antaranya adalah PLBN Wini.

Lopo (bangunan berbentuk kerucut) berfungsi semacam pendopo, penghiasi beranda depan PLBN Wini. (Dok. BataNegeri)

PLBN ini masuk dalam wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Akses menuju PLBN Wini ada beberapa alternatif. Bisa melalui Kota Kefamenanu, ibu kota Kab. TTU, bisa juga melalui jalur pantai utara (pantura) Atambua.

Iring-iringan mobil pejabat tinggi Timor Leste, baru boleh melintas setelah dilakukan pemeriksaan ketat oleh otoritas Indonesia di PLBN Wini. (dok. BatasNegeri)

Warga Timor Leste yang hendak bepergian ke wilayah mereka di Oecusse melalui jalan darat, harus melewati dua PLBN, yakni PLBN Motaain di Kabupaten Belu, dan PLBN Wini. Mereka lebih suka memilih jalur pantura daripada harus berputar melalui Kefamenanu.

Warga Wini sedang menuju Pos lintas batas Timor Leste di Oecusse. (Dok. BatasNegeri)

Warga Wini yang ingin berkunjung ke sanak kerabatnya di Oecusse juga harus membawa dokumen perjalanan berupa paspor atau Pass Lintas Batas (PLB), jika tidak ingin disuruh pulang oleh petugas imigrasi Timor Leste.

Area PLBN Wini juga dilengkapi satu pasukan TNI yang bertugas mengamankan perbatasan (pamtas). Dok. BatasNegeri

Pantai utara Wini memiliki pantai nan indah berpasir putih. Hampir setiap Sabtu dan Minggu, Warga TTU berdatangan ke tempat ini untuk berwisata.

dok. BatasNegeri

Sejak PLBN Wini diresmikan, tempat ini menjadi salah satu destinasi wisata. Umumnya warga terlebih dahulu berselfie ria di area PLBN, baru setelah itu bermain ke pantai yang terletak tak jauh dari PLBN ini.[BatasNegeri]