17 Juni 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Komandan Pasmar-2, Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi

Korps Marinir Siapkan Prajurit Jaga Perbatasan RI-Malaysia

BatasNegeri – Korps Marinir menyiapkan prajuritnya untuk melaksanakan penugasan di Ambalat dan Pulau Terluar wilayah Timur Indonesia serta perbatasan laut Republik Indonesia dan Malaysia di Kalimantan Timur.

Kesiapan prajurit Korps Marinir dari Pasmar-1 yang tergabung dalam Satgasmar Ambalat XXIII dan Pulau Terluar XXI ditinjau langsung oleh Komandan Pasmar-1 Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi yang diwakili oleh Asops Danpasmar-1 Kolonel Marinir Nanang Saefullah di lapangan Apel Brigif-1 Marinir Gedangan Sidoarjo, Rabu (4/4/2018).

“Persiapan dan pengecekan prajurit ini untuk melihat secara langsung kesiapan personel dan material guna mendukung kesiapan tempur dalam melaksanakan pengamanan daerah perbatasan. Untuk wilayah yang diamankan yakni pulau terluar wilayah timur Indonesia dan perbatasan laut Republik Indonesia dan Malaysia di Kalimantan Timur tepatnya di daerah perbatasan pulau Sebatik,” jelas Kolonel Nanang.

Ia menegaskan, tugas menjaga perbatasan negara itu dilakukan demi keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Asops Danpasmar-1 itu juga menyampaikan pesan Komandan Pasmar-1 kepada seluruh anggota Satgas.

“Seluruh prajurit Pasmar 1, khususnya yang ditugaskan jaga perbatasan agar meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Pegang teguh dan amalkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan delapan wajib TNI guna menjaga nama baik Korps Marinir TNI AL,” tuturnya.

Ia juga mengimbau agar para prajurit tetap menjaga mental pejuang serta pengabdian tanpa pamrih. Selain itu, kesiapan dan kewaspadaan dengan melakukan deteksi dini terhadap segala ancaman, hambatan dan tantangan yang dihadapi.

Kolonel Nanang juga mengimbau prajuritnya agar tetap menjaga soliditas antar prajurit TNI, Polri dan masyarakat.  “Selalu gunakan protap yang benar dalam melaksanakan kegiatan untuk meminimalisir kerugian personel maupun material,” imbaunya.

Komandan Satgasmar Ambalat XXIII Kapten Marinir M Yusuf Muchrom Pribadi didampingi Komandan Satgasmar Pulau Terluar XXI Lettu Marinir Heru Susanto mengatakan, sebelum berangkat ke daerah penugasan, personel telah menerima pembekalan. Mulai dari materi tentang kondisi geografi dan demografi, pengetahuan keimigrasian, pengetahuan hukum HAM dan humaniter, pengetahuan hukum laut internasional, situasi keamanan saat ini di daerah perbatasan dan pengetahuan agama, adat istiadat serta bahasa yang dipakai masyarakat Pulau Sebatik.[*]

kominfo.jatimprov.go.id