22 Juni 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Polbangtan Malang PKL di Perbatasan Belu-NTT

BatasNegeri – Bupati Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Willybrodus Lay, berharap mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang dapat membantu para petani di daerahnya.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri pembekalan praktik kerja lapang (PKL) II di kawasan perbatasan bagi mahasiswa Polbangtan Malang.

Willy menyambut baik dan positif upaya Polbangtan Malang untuk mendukung pembangunan pertanian di kawasan perbatasan, khususnya Kabupaten Belu.

Pria kelahiran 18 Juni 1961 ini menuturkan tentang kondisi riil daerah yang dipimpinnya. Dia mengatakan, 90 persen masyarakat Belu menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan peternakan.

Dalam setahun, lanjutnya, curah hujan hanya terjadi tiga bulan. Artinya, hanya terjadi satu kali tanam.

“Saya berharap dengan adanya mahasiswa PKL (di Kabupaten Belu) bisa membantu menemukan cara untuk membantu petani,” ujarnya, Kamis (28/6/2018) di ruang sidang Polbangtan Malang.

Willy pun menyampaikan rasa optimis pada kemajuan pertanian Indonesia, bila makin banyak generasi muda yang tertarik dan menekuni dunia pertanian.

“Diperlukan juga teknologi yang bisa menunjang kemajuan sektor pertanian dan peternakan,” ujarnya di hadapan para mahasiswa, dosen, dan pimpinan Polbangtan Malang.

Willy kembali menyampaikan harapan, dengan kegiatan PKL mahasiswa Polbangtan Malang, terjadi perubahan lebih baik bagi masyarakat Kabupaten Belu.

Pria kelahiran Atambua ini berterima kasih kepada Kementerian Pertanian atas dukungannya dengan menempatkan PKL mahasiswa di kawasan perbatasan, khususnya Kabupaten Belu.

Sebanyak 50 mahasiswa Polbangtan Malang didampingi tim 11, akan diterjunkan ke Kabupaten Belu, NTT. Selama satu bulan, berangkat pada 1 Juli 2018, para mahasiswa akan melaksanakan PKL di daerah yang berbatasan dengan Timor Leste ini.[*]

(timesindonesia.co.id)