17 Juni 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Direktur Pengembangan Destinasi Regional II Kemenparekraf/Baparekraf Wawan Gunawan di Pantai Pede, Labuan Bajo

Kemenparekraf Bangun Politekpar Tahun Depan di Labuan Bajo

BatasNegeri – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) rencananya akan membangun Politeknik Pariwisata (Politekpar) negeri di Labuan Bajo Manggarai Barat. 

Langkah ini sebagai upaya menjawab salah satu tantangan Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas yaitu peningkatan kualitas Sumber daya manusia (SDM)

Rencana itu diungkapkan oleh Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Manggarai Barat Augustinus Rinus saat famtrip media bersama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Sabtu pekan lalu.

“Baru saja Pak Menteri Pariwisata Wishnutama Kusubandio mengatakan, dalam pesan WhatsApp, terkait dengan sumber daya manusia, akan ada politeknik pariwisata negeri pertama di Labuan Bajo,” ujarnya.

Politeknik ini akan berada langsung di bawah Kemenparekraf. Rencananya, untuk tahun ini Kemenparekraf akan membangun politeknik pariwisata negeri di Likupang dan Jateng terlebih dahulu.

“Tahun depan Bajo. Kita buat yang bagus di sana, Pak,” Wishnutama menuliskan dalam pesan WhatsApp kepada Gusti Rinus.

Rencana pembangunan politeknik di Labuan Bajo itu akan dilaporkan kepada bupati. Lokasi pembangunan akan menunggu arahan dari Bupati, ungkap Kadis Parbud Gusti Rinus.

Gusti Rinus menegaskan Sumber daya manusia, sebagai salah satu tantangan berat untuk meningkatkan pariwisata Labuan Bajo.

Menurut Gusti, karena statusnya sebagai destinasi superprioritas, Labuan Bajo membutuhkan dukungan SDM berkualitas demi pariwisata berkelanjutan. Gusti Rinus mengklaim saat ini 60 persen dari pekerja di Labuan Bajo hanya memiliki ijazah SD.

Rencana itu direspons positif oleh Direktur Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Shana Fatina.

“Penguatan sumber daya alam adalah pekerjaan rumah (PR) dan syarat utama untuk destinasi superpremium. Kita akan rapat koordinasi untuk rencana strategi langkah supaya bisa dilakukan sangat cepat,” ujarnya.

Shana menambahkan langkah selanjutnya adalah memikirkan calon mahasiswa, dosen, dan beasiswa. Dia berharap putra-putri Manggarai Barat bisa melanjutkan pendidikan dan bekerja di sektor pariwisata Manggarai Barat.[*]

infopublik.id