13 April 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Presiden Jokowi saat meninjau langsung proyek food estate di Sumba Tengah, NTT (Foto-Kompas.com)

Pandemi Covid-19 Tak Surutkan Komitmen Pemerintah Bangun Wilayah Perbatasan

BatasNegeri – Sudah genap setahun pandemi virus Corona (Covid-19) melanda Indonesia. Di tengah suasana penanganan Covid-19, Pemerintah tetap memberikan perhatian penuh bagi kemajuan wilayah perbatasan antar negara.

Hal itu diwujudukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) antara lain dengan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 23 Februari 2021.

Di wilayah provinsi yang berbatasan dengan negara Timor Leste itu, Presiden Jokowi meninjau langsung program potensi lumbung pangan (food estate) di kabupaten Sumba Tengah dan meresmikan Bendungan Napun Gete di Kabuten Sikka, di Pulau Flores.

Pembangunan lumbung pangan padi di Kabupaten Sumba Tengah akan menjadi program jangka panjang Pemerintah untuk NTT. Pembangunan ini dinilai penting mengingat angka kemiskinan di daerah ini masih tinggi sehingga memerlukan adanya peningkatan produksi pertanian. Pemerintah mendata 34% kemiskinan di NTT berada di kabupaten tersebut.

Melalui pembangunan food estate di Sumba Tengah, Presiden menginginkan agar panen padi di NTT bisa dilakukan dua kali dalam setahun. Saat ini, baru 5.000 hektare lahan pertanian ada di NTT. Dari jumlah tersebut, 3.000 hektare diantaranya akan ditanam padi, sementara 2.000 hektare ditanam jagung. Kedepannya, Pemerintah juga akan memperluas lahan pertanian tersebut hingga mencapai 10.000 hektare.

Bendungan Napun Gete

Sementara itu, melalui peresmian Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka, Presiden menjelaskan rencananya ada 7 (tujuh) bendungan yang akan dibangun di NTT.

Saat ini sudah ada tiga bendungan yang sudah selesai dibangun, yaitu Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang, Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu, dan Bendungan Napun Gete yang baru saja diresmikan tersebut.

Pembangunan sejumlah bendungan ini dilakukan dalam rangka irigasi, selain itu bendungan tersebut juga berfungsi sebagai penyedia air baku dan bermanfaat sebagai lahan konservasi serta pariwisata sehingga dapat membantu kesejahteraan masyarakat sekitar.

Terkait hal tersebut, maka kunjungan kerja Presiden ke NTT ini perlu didiseminasikan secara luas dalam rangka menunjukkan keseriusan Pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang merata di seluruh wilayah Indonesia.

Berbagai infrastruktur yang terus digencarkan oleh Pemerintahan Jokowi saat ini membuktikan komitmennya yang begitu kuat untuk memajukan wilayah perbatasan. Infrastruktur jalan, jembatan, bendungan, food estate, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dan masih banyak lagi yang telah dikerjakan Pemerintah tersebut, tidak hanya layak diapresiasi, tetapi juga perlu dimanfaatkan secara optimal untuk mensejahterakan masyarakat yang mendiami beranda terdepan NKRI.[*]