13 April 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

57 Kecamatan di NTT Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrim

BatasNegeri – Sebanyak 57 kecamatan yang tersebar di 11 kabupaten dan kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami kekeringan ekstrem.

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang Rahmatulloh Aji mengatakan, 57 kecamatan itu berstatus awas kekeringan karena mengalami hari tanpa hujan lebih dari 60 hari.

“Kita sudah keluarkan peringatan ancaman bencana kekeringan meteorologis di daerah itu,” ujar Aji, kepada Kompas.com, Rabu (4/8/2021).

Ia menyebut, 57 kecamatan itu tersebar di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Belu, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata, Kabupaten Ngada, Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Sikka, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Sabtu Raijua, dan Kabupaten Sumba Timur.

Aji pun mengimbau, daerah-daerah dengan status peringatan dini kekeringan meteorologis agar melakukan budidaya pertanian yang tidak membutuhkan banyak air.

Kemudian, masyarakat diminta mewaspadai kebakaran hutan, lahan dan semak, serta hemat penggunaan air bersih. Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Sementara itu kata Aji, untuk wilayah kabupaten lainnya berstatus siaga dan waspada kekeringan. Kabupaten yang siaga kekeringan yakni Alor, Ende, Timor Tengah Selatan, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Sumba Barat, dan Malaka. (kompas)