14 April 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

KSP Dukung Pengembangan Ekonomi Pariwisata di Kawasan Perbatasan

BatasNegeri – Kantor Staf Presiden (KSP) baru-baru ini menyatakan mendukung pengembangan ekonomi pariwisata di desa dan perbatasan Indonesia.

KSP mendukung upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk mengembangkan potensi ekonomi dan pariwisata yang luar biasa, terutama di kawasan desa dan perbatasan Indonesia-Malaysia.

Hal ini disampaikan oleh Tenaga Ahli Utama KSP Ade Irfan Pulungan dalam verifikasi lapangan ke Kalimantan Barat untuk mengurai sumbatan (debottlenecking) pembangunan.

“Pengembangan wilayah Temajuk din kabupaten Sambas yang berbatasan langsung dengan Malaysia bisa berdampak positif. Selain menguatkan Temajuk akan membuktikan negara hadir di perbatasan,” ujar irfan saat siaran pers KSP, dikutip PikiranRakyat-Depok.com dari Antara News, Sabtu, 13 November 2021.

Pada kesempatan itu, Gubernur Kalbar Sutarmidji menyampaikan bahwa Pemprov Kalbar sedang mengupayakan pengembangan kawasan wisata di Temajuk.

Menurutnya, pantai Temajuk memiliki pemandangan yang indah dan tidak kalah dengan pantai di bali.

“Kita harapkan dengan dikembangkannya Temajuk bisa mendatangkan pendapatan bagi daerah,” Ujar Sutarmadji.

Tidak hanya potensi pariwisata, Kalbar juga memiliki sumber daya manusia unggul yang mampu membawa kemajuan ekonomi di daerah.

Hal ini dibuktikan oleh para pelajar di ponsok pesantren Darul Fikri, Kabupaten Kubu Raya, yang mampu menerapkan teknologi komputer dalam dunia pertanian.

Berkolaborasi dengan UniversitasTanjungpura (Untan) sebagai bagian dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Pesantren ini mampu menciptakan sistem penyiraman lahan dengan menggunakan pesawat nirawak atau drone.

Kekuatan Jurusan Rekayasa Sistem Komputer Untan Ikwan Ruslianto mengatakan pihaknya bersama Peantren Darul Fikri membuat proses pemupukan tanaman semudah menekan satu tombol dari gawai saja.

“Sistem program di Pesantren ini, kami juga mengembangkan program smart village di Kalbar. Jadi warga desa bisa mengurus administrasi kependukukan dengan mudah,” ujar Ikwan Ruslianto.

Potensi pengembangan ekonomidi Kalimantan Barat juga di dukung dengan pembangunan infrastruktur secara masif.

Dalam kunjungannya tim KSP turut memantau pembangunan gedung baru RS Dr. Soedarso di Pontianak.

Gedung Rumah Sakit enam lantai tersebut diharapkan muali beroperasi di awal tahun depan dan menjadi salah satu rumah sakit rujukan utama di Kalimantan. (pikiranrakyat)