2 Maret 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

LPP RRI Tingkatkan Kualitas Penajaman Penyiaran Stasiun Perbatasan

BatasNegeri – Di usia yang ke 78, Lembaga Penyiaran Publik ( LPP ) Radio Republik Indonesia ( RRI ) terus berupaya memprioritaskan program-program siaran di seluruh bagian nusantara termasuk wilayah perbatasan, bahkan pulau-pulau terluar dan terpencil tanah air.

Hal ini merujuk pada uregnsi hadir dan eksisnya LPP RRI di wilayah perbatasan mengingat pendengar RRI di daerah ini menjadi bagian penting dalam membangun identitas negara. Dengan alasan mendasar inilah Direktur Utama LPP RRI, I Hendrasmo mengundang Kepala LPP RRI di seluruh Indonesia didampingi Koordinator Stasiun Perbatasan ( SP ) beserta Ketua berikut Anggota Tim Bidang Siaran dan Pemberitaan dalam pertemuan secara virtual pada Selasa, (21/11/2023).

“Tujuan dari pertemuan ini adalah mewujudkan sinergitas dan sinkronisasi semua lini. Saatnya Stasiun Perbatasan meningkatkan kualitas dan kuantitas konten siaran demi mewujudkan RRI yang terpercaya dan mendunia sesuai dengan visi misinya. Kondisi media saat ini sedang tidak baik-baik saja dimana kita sedang menghadapi competitor besar yakni platform-platform digital yang terus berkembang. Bahkan hasil sharing saya dengan rekan-rekan media luar negeri menunjukkan bahwa pendapatan berkurang 80%. Maka dari itu kapan lagi kita harus menjawab tantangan meningkatkan dan mempertajam kualitas siaran agar punya pengaruh yang kuat,” jelas Hendrasmo saat membuka pertemuan yang digelar serentak melalui zoom meeting pukul 13.00 WIB / 14.00 WITA / 15.00 WIT siang ini.

Siaran RRI di daerah-daerah mengemban dua prinsip utama yakni yang pertama, RRI menjalankan tugas mulia dan fungsi utama dari negara, pemberitaan dan pelayanan publik. Sementara yang kedua, siaran di wilayah terpencil, terluar dan perbatasan sasarannya adalah untuk menguatkan nasionalisme bangsa Indonesia.

“Goals kita kedepan adalah RRI di daerah dan wilayah perbatasan harus kuat dari sisi siaran teresterial radio dan juga online. Promosi media online kita rri.co.id melalui adlibs, spot promo, rri digital dan seluruh platform yang telah dibangun dan dimiliki wajib terus dilakukan. Selain itu, capacity building harus terus dilakukan oleh seluruh Satker / Kasatker kepada seluruh Stasiun Perbatasan agar skill kinerja masing-masing angkasawan angkasawati yang berdinas di wilayah ini semakin terasah dan terarah secara detail. Misalkan saja dengan melalui pelatihan produksi podcast, fasilitas pelatihan penulisan berita layak yang tidak hanya wajib dikuasai reporter tetapi juga penyiar,” kata Dirut LPP RRI Periode 2021 – 2026 ini.

Pertemuan virtual yang berlangsung 60 menit ini diikuti dengan sangat antusias oleh seluruh peserta baik dari Satker maupun Stasiun Perbatasan di seluruh Indonesia, “Saat ini kami sedang menempati kantor baru sehingga siaran dan produksi pemberitaan masih belum maksimal karena belum adanya studio rekaman yang memadai. Terima kasih kami ucapkan kepada Pak Dirut dan juga Kasatker yang terus memberikan support sehingga operasional tetap berjalan dengan baik sebagaimana mestinya ,” ujar salah satu perwakilan peserta zoom meeting dari RRI SP Sungai Penuh.

Willy Anugrah, Koordinator RRI SP Kediri langsung menggelar koordinasi internal setelah pertemuan dengan Dirut LPP RRI berakhir, “Dari hasil pertemuan virtual hari ini yang spesifik membahas penajaman penyiaran Stasiun Perbatasan, saatnya kita fokus denga napa yang bisa kita lakukan. Kita patut bersyukur karena wilayah kerja kita tidak berada di daerah 3T. Namun justru karena Kediri merupakan daerah yang sangat potensial meliputi Kota dan Kabupaten, tantangan kita cukup berat. Saatnya back to local. Perbanyak, perkuat, pertajam konten  lokal yang terus kita bawa dan suarakan ke tingkat nasional, “ tegasnya seraya memotivasi sebelas angkasawan angkasawati melalui peningkatan kinerja yang lebih sistematis, efektif dan berkualitas.[*]

rri.co.id