2 Maret 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Kunjungan Wisman 2023 Meningkat Lebih dari 2 Kali Lipat dari Tahun Sebelumnya

BatasNegeri – Pada tahun 2023, kenaikan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai 110,86 persen pada periode Januari hingga November 2023 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Hal ini sebagaimana disampaikan Sandiaga Salahuddin Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf).

Dalam paparannya di acara “The Weekly Brief With Sandi Uno” pada Rabu (3/1/2024), Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada November 2023 mencapai 917,41 ribu.

“Kunjungan wisman ini (November) menggenapkan total kunjungan pada Januari hingga November 2023 sebesar 10,41 juta atau meningkat 110,86 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” kata Menparekraf Sandiaga.

Angka tersebut setara dengan 173,49 persen dari target batas bawah atau 122,46 persen dari target batas atas kunjungan wisatawan mancanegara pada tahun 2023.

Untuk wisatawan mancanegara, tiga besar negara yang mendominasi kunjungan ke Indonesia adalah negara-negara tetangga, yaitu Malaysia, Singapura, serta Australia. Hal ini terhitung dari data pada bulan November 2023 kemarin.

Adapun untuk wisatawan nusantara, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, mengungkapkan bahwa pada November 2023 terdapat 60,33 juta perjalanan wisnus. Jumlah ini menunjukkan peningkatan sebesar 12,02 persen dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya.

Tetap di Pulau Jawa, dominasi perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) masih kuat, mencapai 74,25 persen baik dari segi provinsi asal maupun destinasi. Jawa Barat memimpin sebagai provinsi asal dengan jumlah perjalanan wisnus tertinggi, sementara Jawa Timur menjadi provinsi tujuan utama wisnus pada bulan November 2023.

Dalam rentang Januari hingga November 2023, secara total, tercatat sebanyak 749,11 juta perjalanan oleh wisatawan nusantara (wisnus).

“Jadi kalau dilihat secara akumulatif, jumlah pergerakan wisnus telah mencapai hampir 750 juta perjalanan atau meningkat 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019. Jadi kita sudah berada di atas base sebelum pandemi,” ujar Menparekraf Sandiaga dalam keterangan resmi.[*]