17 Juni 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Badan Pengelolah Perbatasan Kabupaten Merauke

Badan Pengelolah Perbatasan dan Tim CIQS Rutin Lakukan Patroli Lintas Batas

BatasNegeri – Badan Pengelolah Perbatasan Kabupaten Merauke bersama petugas dari Customs, Immigration, Quarantine, and Security (CIQS) perbatasan RI-PNG rutin lakukan patroli di perbatasan negara selama masa pandemi Covid-19.

Setiap minggu, patroli dilakukan oleh Badan Pengelola Perbatasan Merauke selanjutnya ditutup dengan patroli bersama dengan petugas CIQS.

“Tujuannya, kita melakukan pengawasan dan pemeriksaan di titik-titik yang dilalui oleh pelintas batas, baik yang resmi maupun yang tidak resmi atau jalan tikus,” jelas Kepala Badan Pengelolah Perbatasan Merauke, Elias Mite, Selasa (9/6), di ruang kerjanya.

Disebutkan, enam titik tidak resmi atau jalur tikus ada di daerah Kukumit yang sering dialalui pelintas batas antar RI-PNG. Daerah ini berada di sekitar areal perkebunan PT. Bio Inti Agrindo (BIA). Di titik tersebut, intensitas warga luar yang masuk ke Indonesia hingga mencapai puluhan Kepala Keluarga (KK) hingga 100 KK.

Namun, dengan adanya penerapan lockdown dari negara PNG dan imbauan Bupati Merauke berkaitan dengan Covid-19, terjadi penurunan lalu lintas pelintas batas, baik di Distrik Ulilin maupun di Sota sebagai jalur resmi maupun jalur tikus.

Secara kemanusiaan, diijinkan bagi warga daerah lintas batas yang hendak melakukan pengobatan di wilayah Indonesia, tetapi tetap didampingi petugas perbatasan.

“Catatan kami, ke depan di wilayah Kukumit harus ada Pos Lintas Batas, karena mereka lebih nyaman kalau lewat daerah itu, sebab aksesnya lebih mudah dan dekat,” tandas Elias.[*]

teropongnews.com