17 Juni 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Satgas Pamtas RI-Malaysia Gelar Lomba Menghiasi Rumah Adat

BatasNegeri – Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI di wilayah perbatasan RI-Malaysia di Kalimantan Barat diisi personel Pos Seriang Satgas Yonif 133/YS dengan menggelar aneka lomba rakyat dan menghiasi rumah adat.

Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 133/YS, Letkol Inf Hendra Cipta, SSos, dari Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Rabu (19/8/2020).

Dijelaskan Dansatgas, aneka perlombaan yang dihelat personel Pos Seriang bertujuan bukan untuk mencari siapa pemenang atau juara, tetapi lebih kepada bentuk hiburan dalam memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan RI tahun 2020.

“Dengan menggelar aneka perlombaan pada momentum peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI ini, maka akan terbangun hubungan emosional antara Prajurit TNI dengan warga, sehingga timbul rasa nasionalisme dan patriotisme membela NKRI,” jelas Dansatgas.

Adapun perlombaan rakyat yang digelar meliputi; balap karung, makan kerupuk, dan estafet karet yang dimeriahkan oleh warga setempat.

Begitu pula dengan kegiatan menghiasi rumah adat Desa Seriang, dan jalan desa. Menutut Dansatgas, kegiatan ini lebih ditujukan kepada upaya membangun semangat kemerdekaan bagi warga di perbatasan, sehingga akan terbangun Kemanunggalan TNI-Rakyat yang semakin kokoh.

“Kegiatan ini juga merupakan bentuk rasa cinta tanah air dalam rangka memeriahkan hari Kemerdekaan, di samping sebagai upaya memberi contoh kedepannya untuk bersatu tanpa memdedakan ras, suku dan agama serta mengingat dan mengenang kembali perjuangan pahlawan nasional indonesia dalam memperoleh kemerdekaan,” urai Dansatgas.

Hal senada disampaikan Danpos Seriang, Sertu Ahmad Hanafi Lubis. Dikatakannya, kegiatan bersama personel Pos Seriang dengan warga setempat mengandung makna besar yaitu saling mengargai dan saling tolong menolong serta menanamkan nilai nilai perjuangan bangsa.

“Melalui kegiatan ini, kita mengajak warga di perbatasan untuk bersama sama menjaga keutuhan bangsa serta membangun solidaritas. Karena yang menentukan nasib bangsa kita kedepannya adala diri kita semua bangsa Indonesia,” pungkasnya.  (kongkrit)