14 April 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Wisata Desa di Kampung Kandang, Pariaman Timur

Maksimalkan Destinasi Wisata Desa

BatasNegeri – Potensi destinasi wisata desa masih belum maksimal pemanfaatannya. Warga desa harus lebih kreatif dalam menyajikan atraksi wisata untuk meningkatkan kunjungan.

”Kami berharap agar dapat memanfaatkan potensi destinasi wisata ini dengan lebih maksimal, ada beragam ide kreatif untuk terus meningkatkan kunjungan wisata,” ujar Kadis Pariwisata dan Budaya Kota Pariaman, Provinsi Sumatera Barat, Dwi Marhen Yono kepada Padang Ekspres, Minggu (19/10/20).

Ia menyebut di destinasi wisata seperti Jembatan Pelangi Kampuangkandang saat ini sudah banyak ikan. Maka warga sekitar dapat menjual pakan ikan kepada pengunjung sebagai interaksi pengunjung di lokasi ini.

Pelopor Wisata Pedesaan di Banyuwangi ini juga menuturkan jika hanya mengharapkan pemasukan dari harga tiket masuk, maka akan kecil untuk pendapatan asli desa. Tidak menimbulkan peningkatan ekonomi yang signifikan dari perekonomian masyarakat sekitar. Termasuk ia meminta agar camat dan perangkat desa membenahi pentas yang sudah ada.

Dengan demikian desa nantinya bisa menggelar kegiatan atraksi setiap minggunya di pentas tersebut nantinya. Kalau perlu akan adakan pentas seni antar sekolah di sini. Sehingga setiap minggunya akan ramai oleh para pelajar dan rekan-rekannya yang akan menonton penampilan sekolahnya.

Mereka wajib membeli tiket masuk yang hanya Rp 2.000. Dapat dibayangkan besar pemasukan dari Jembatan Pelangi ini nantinya. Sementara untuk ibu-ibu dan pemuda bisa membuat kantin dengan konsep gaul. Nantinya dibuatkan daftar menu beserta tarif harga makanan dan minuman yang kekinian.

Mantan Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, ini juga menargetkan agar masukan yang disampaikan tersebut, kiranya dapat direalisasikan maksimal satu bulan dari sekarang. Prinsipnya yang dijual di pariwisata adalah kebahagiaan, dengan banyaknya atraksi yang dikenakan biaya, mereka akan tetap happy. (Tim)