14 April 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Satgas Covid-19 Malinau sedang memantau perkembangan penanganan Covid-19 di Kec. Kayan Hulu

Suspek Covid-19 di Perbatasan RI-Malaysia Meningkat, Aparat Desa di Kayan Hulu Isolasi Mandiri

BatasNegeri – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Malinau telah berkunjung ke wilayah Apau Kayan, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara untuk mengirimkan logistik.

Yakni berupa Alat Pelindung Diri (APD), peralatan medis, obat-obatan dan perbekalan makanan.

Demikian diutarakan oleh Ketua Satgas penanganan Covid-19 Malinau, Wempi W Mawa kepada TribunKaltim.co pada Sabtu (3/7/2021).

Dia menerangkan, sejumlah aparat desa di Desa Long Nawang baru dan Long Temuyat sedang menjalani isolasi mandiri.

Tenaga Kesehatan Juga Suspek

Selain warga dan aparat desa, tenaga kesehatan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Kecamatan Kayan Hulu turut jadi Suspek Covid-19.

Beberapa hari lalu, Kepala Dinas Kesehatan sudah kami tugaskan untuk memastikan kesiapan rumah sakit, Pustu dan tenaga medis.

“Karena yang terpenting adalah kondisi tenaga kesehatan,” tegasnya.

Dalam kunjungannya ke wilayah perbatasan RI-Malaysia tersebut, Bupati Malinau menerima laporan dari Camat Kayan Hulu.

Rata-rata pihak yang diduga terpapar Covid-19 merupakan perangkat desa.

Saat ini, aparat Desa Long Nawang Baru dan Long Temuyat Kecamatan Kayan Hulu sedang menjalani isolasi mandiri di kediamannya.

Wempi W Mawa mengintruksikan agar pihak kecamatan dan desa memusatkan perhatian terhadap penanganan Covid-19 di wilayah tersebut.

Paling utama adalah keselamatan masyarakat terlebih dulu.

Saat ini Dinas Kesehatan P2KB Malinau tengah mengirimkan sampel dan menunggu hasil swab suspek Covid-19 di wilayah tersebut.

Diberitakan sebelumnya, ratusan warga di perbatasan RI-Malaysia diduga terpapar Covid-19.

Sekitar 150 warga Kecamatan Kayan hulu dinyatakan sebagai suspek Covid-19.

Hal tersebut diperoleh setelah sampel rapid antigen menunjukkan hasil positif. Saat ini, suspek Covid-19 masing-masing menjalani isolasi mandiri di kediamannya.

Vaksinasi Covid-19 di Perbatasan RI-Malaysia

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal digelar oleh Kodim 0910 Malinau kemarin di Aula Makodim Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara.

Rencananya, akan kembali digelar vaksinasi Covid-19 di Aula Makodim pada Kamis, 8 Juli 2021 mendatang.

Komandan Kodim 0910 Malinau, Letkol Inf Sofwan Nizar menjelaskan, pihaknya mendapatkan sebanyak 140 vial vaksin Sinovac.

Bicara syarat untuk mendapatkan vaksin Covid-19 tersebut.

Hal itu diperuntukkan untuk personel TNI Kodim 0910 Malinau dan keluarga.

Serta seluruh unit termasuk yang bertugas di perbatasan RI-Malaysia.

Jumlahnya kurang lebih 1400 dosis. Diperuntukkan untuk anggota TNI beserta keluarga, termasuk Batalyon 614, Satgas dan Pospom.

“Sisanya kami peruntukkan untuk masyarakat umum,” ujarnya, Sabtu (3/7/2021).

Menurutnya, sebagian vaksin Covid-19 telah didistribusikan kepada satuan tugas Kodim 0910 Malinau.

Termasuk Satgas Pamtas 614 Rajapandita dan Koramil di wilayah perbatasan RI-Malaysia.

“Sebagian sudah kami distribusikan ke wilayah perbatasan untuk Satgas Pamtas dan Koramil di perbatasan yakni Koramil Long Nawang, Data Dian dan Pujungan,” ucapnya.

Digelar di Fasilitas Pelayanan Kesehatan

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi personel TNI di perbatasan RI-Malaysia rencananya akan dilaksanakan di fasilitas pelayanan kesehatan.

Sofwan Nizar menjelaskan, terkait waktu pelaksanaan disesuaikan dengan ketesediaan masing-masing Fasyankes untuk menggelar vaksinasi Covid-19 bagi anggotanya.

“Pelaksanaannya disesuaikan dengan kesediaan Fasyankes, karena Nakes, dan fasilitas penyimpanan dan pelaksanaannya di Fasyankes setempat,” katanya.

Pada Jumat 2 Juli 2021, vaksinasi Covid-19 massal telah digelar di Aula Makodim 0910 Malinau.

Sebanyak 300 sasaran menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama.

Jadwal pad Kamis 8 Juli 2021, di lokasi dan waktu yang sama, Kodim 0910 Malinau akan kembali menggelar vaksinasi Covid-19.

Diperuntukkan bagi seluruh masyarakat baik yang baru ingin mendaftar, maaupun yang akan menerima vaksin Sinovac dosis ke dua.[*]

tribunnews.com