2 Maret 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Marinir Lakukan Sweeping dan Razia di Perbatasan Sebatik

BatasNegeri –  Pasukan Marinir TNI AL secara rutin melakukan sweeping (penyisiran) dan razia kegiatan illegal di Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara. Razia itu dilakukan Satuan Tugas Marinir Pengamanan (Satgasmar Pam) Ambalat XXIX. 

Sweeping bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan dan mencegah kegiatan illegal di wilayah perbatasan. Terlebih, Sebatik telah menjadi  pintu keluar masuk Indonesia-Malaysia, baik melalui jalur darat maupun jalur laut. 

“Sweeping dan razia ini dilaksanakan secara rutin, karena masih maraknya aktivitas ilegal yang berada di wilayah Sebatik. Seperti Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), penyelundupan narkoba, miras, ballpress dan barang-barang illegal lainya,” kata Komandan Satgasmar Pam Ambalat XXIX Lettu Mar Presly Brisky Musak, dalam keterangan tertulis yang diterima RRI, Senin (29/1/2024).

Menurutnya, tindakan sweeping, razia, dan kegiatan teritorial lainnya merupakan tugas tambahan. Karena tugas pokok Satgasmar Pam Ambalat adalah menjaga kedaulatan RI di pulau Sebatik dan Ambalat yang merupakan perbatasan.

“Pemeriksaan dilakukan terhadap seluruh kendaraan, identitas dan dokumen orang maupun barang  yang keluar masuk melalui pos-pos perlintasan. Kemudian pemeriksaan kapal-tawau malaysia, kapal dan speed boat yang akan menuju Tawau Malaysia maupun yang masuk Sebatik Indonesia,” ucap Pressly.

Dia juga menegaskan, pelaksanaan sweeping dan razia ini dilakukan dengan tetap mengikuti prosedur dan hukum yang berlaku. Satgas juga berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Kepolisian, Imigrasi maupun Bea Cukai dalam penindakan apabila ditemukan hal-hal menonjol.

Pressly menyebut, tindakan itu dilakukan sesuai perintah Kepala Staf AL (Kasal).Seluruh prajurit TNI AL diperintahkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai tindakan illegal dari segala pejuru, terutama di wilayah perbatasan Indonesia.[*]

rri.co.id