17 Juni 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Wiranto Bangga Dengan Pembangunan PLBN Yang Megah

BatasNegeri – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan bangga melihat perubahan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu milik Indonesia. Pasalnya, renovasi terhadap 7 PLBN sangat berdampak terhadap pembangunan yang berkelanjutan di wilayah perbatasan.

“Sekarang pos lintas batas di sana megah sekali. Hal itu karena saat kita membangun pos lintas batas itu tidak hanya posnya yang megah tetapi infrastruktur, listrik, kehidupan masyarkaat, puskesmas pendidikan masyarakat, pasar-pasar juga kita bangun,” kata Wiranto di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Senin (18/3).

Wiranto menambahkan, Presiden Joko Widodo yang memerintahkan untuk merenovasi PLBN tersebut. Bahkan tercatat 7 PLBN telah rampung dari total 18 PLBN yang dimiliki Indonesia.

“Alhamdulilah 7 PLBN sudah selesai dan masih kurang lebih 11. Kita targetkan 11 akan selesai akhir 2019,” sebutnya.

Menurutnya, dalam suatu kunjungan ke pos lintas batas, Presiden Jokowi menemukan fakta pos perbatasan Indonesia sangat tidak layak bahkan fasilitas pendukungnya juga serupa. Oleh karena itu, dirinya diperintahkan Jokowi untuk mengubah pos perbatasan tersebut.

“Beliau (Jokowi) terkejut bukan karena hebat karena pos lintas batas kaya kantor kepala desa lihat sebelah bagus bagus kok kita (Indonesia) kaya kantor kepala desa. Maka saya perintahakan dua minggu pos lintas batas ratakan hancurkan tapi saya minta bangun kembali kalau di sana dua tingkat maka kita tiga tingkat,” terangnya.

Atas perintah Jokowi, dia berikan batas waktu selama 2 minggu untuk meratakan bangunan pos itu dan membangun kembali. Begitu juga fasilitas lainnya yang mendukung perkembangan wilayah lintas perbatasan Indonesia.

Wiranto menyampaikan, megahnya PLBN Indonesia juga menjadi daya tarik negara tetangga untuk menghabiskan waktu di wilayah Indonesia, seperti yang dilakukan penduduk di perbatasan Papua.

“Kita di sini tau bahwa gerbangdutas harus dilanjutkan tanpa terpadu tanpa kordinasikan tidak mungkin bisa membagum seperti ini. Dan tema untuk 2019 kita ambil tema sinergitas pusat daerah untuk mewujudkan perbatasan negara sebagai garda terdepan NKRI,” pungkasnya.[*]