2 Maret 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Masjid Nasir Al-Mulk atau masjid pink di Iran

Mulai Februari 2024, Wisatawan Indonesia Bebas Visa Berkunjung ke Iran 

BatasNegeri – Pemerintah Iran mulai memberlakukan bebas visa bagi wisatawan dari 28 negara, termasuk Indonesia, mulai Senin (5/2/2024). Kebijakan bebas visa ini ditujukan untuk meningkatkan kunjungan wisatan ke Iran, khususnya pasca pandemi Covid-19. 

Ali-Reza Bigdeli, Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Konsuler dikutip dari Antara, mengonfirmasi bahwa warga negara dari 28 negara akan diberikan bebas visa masuk ke Iran.  Namun dengan catatan, bebas visa hanya berlaku bagi mereka yang bepergian ke Iran melalui udara, bukan melalui penyeberangan perbatasan darat.

Di antara negara-negara yang mendapat fasilitas bebas visa tersebut adalah Jepang, Brazil, India, Meksiko, Peru, Indonesia, Singapura, Kuba, Tunisia, dan Tanzania.

Sesuai dengan kebijakan pemerintahan Ebrahim Raisi dalam menerapkan “tetangga yang bersahabat”, negara lainnya yang juga termasuk dalam daftar seperti yang diumumkan Kementerian Luar Negeri adalah Iran Arab Saudi, Bahrain, Kuwait, Qatar, UAE, dan beberapa negara dari Asia Tengah.

Tahun lalu, Iran memperbarui hubungan diplomatik dengan Arab Saudi setelah tujuh tahun melakukan negosiasi secara maraton antara dua negara berseteru itu, yang dimediasi oleh Irak, Oman dan China.

Teheran juga telah menghidupkan kembali hubungan dengan UEA dan Kuwait dan terlibat dalam diplomasi sebagai usaha untuk memulihkan hubungan dengan Bahrain.

Menurut pengamat, kebijakan tersebut memperlihatkan kecenderungan Iran untuk memperkuat hubungan diplomatik dan budaya dengan negara-negara di Amerika Latin, Asia Selatan dan Asia Tengah.

Akhir 2023, Menteri Pariwisata Ezzatollah Zarghami mengatakan keputusan pemberian keringanan visa bertujuan untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata negaranya, menyusul akses bebas visa kepada warga negara dari Turki, Oman, Azerbaijan, Armenia, China, Lebanon, dan Suriah.[*]

Kompas.com