21 Juni 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

Foto-Kompas.com

Cerita Agustinus, Anak Asal Papua di Uang Rp 75.000, Dipotret Saat Sakit Malaria

BatasNegeri – Cerita mengenai uang pecahan Rp 75.000 yang merupakan edisi khusus kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia belum sepenuhnya terungkap. Dari Papua, selain gambar Jembatan Youtefa, terdapat seorang anak mengenakan pakaian adat asal Papua di uang edisi khusus itu.

Setelah delapan hari diluncurkan, akhirnya Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Papua mengungkap identitas anak tersebut. Namanya adalah Agustinus Rumere. Bocak 9 tahun ini merupakan anak dari pasangan Niko Rumere dengan Fitri Seserai.

“Perkenalkan Agustinus Rumere, anak yang wajahnya ada di uang Rp 75.000,” kata Kepala KPw BI Papua, Naek Tigor Sinaga, di Jayapura, Selasa (25/8/2020).

Pemilihan Agustinus, kata Naek, sangat dirahasiakan Bank Indonesia (BI) Pusat. Saat pengambilan foto, perwakilan BI Pusat tak memberi tahu hal itu untuk keperluan desain uang Rp 75.000 edisi khusus.

Bahkan, Naek yang merupakan Kepala KPw BI Papua pun tidak diberi tahu tentang hal tersebut.

“Tidak ada seleksi karena ini sangat dirahasiakan, saya saja tidak tahu,” kata dia.

Hal yang sama pun disampaikan Fitri Seserai, ibu dari Agustinus Rumere, yang menceritakan bahwa saat itu proses pemotretan anaknya sangat mendadak.

Bahkan, Agustinus sedang sakit saat pemotretan dilakukan.

“Waktu itu ditanya anaknya umur berapa dan disuruh bawa ke kantor karena orang Jakarta sudah datang. Saat itu Agustinus sedang sakit malaria,” ujarnya.

Pakaian adat yang dikenakan Agustinus pun seadanya karena keterbatasan waktu persiapan. Fitri mendapatkan pinjaman pakaian adat dari Serui, Kabupaten Yapen. Sementara Fitri berasal dari Tanah Merah, Kabupaten Jayapura, sedangkan suaminya dari Biak.

“Yang dipakai untuk foto baju adat Serui, saat itu cari baju pas dapatnya Serui, semuanya mendadak,” kata Fitri.

Sudah lupa

Fitri tak diberi tahu tentang rencana pemotretan itu. Fitri yang bekerja di KPw BI Papua mengaku hanya menuruti permintaan yang diterima pada Agustus 2019. Setahun berselang, Fitri mengaku belum tahu tujuan pemotretan foto anaknya. Hingga 17 Agustus 2020, ia mendapatkan kabar foto anaknya tercetak di uang Rp 75.000.

“Saya tidak tahu sama sekali akan begini karena itu sudah satu tahun lalu, saya sudah lupa. Tanggal 17 kemarin saya dapat WhatsApp, tentu ini juga pekerjaan Tuhan,” kata Fitri.

Ia bangga Agustinus menjadi salah satu dari jutaan anak Indonesia yang terpilih. Hanya dua orang Sementara itu, Agustinus Rumere dengan lugu mengaku senang wajahnya bisa berada di uang pecahan khusus edisi kemerdekaan RI.

Agustinus saat ini duduk di kelas IV SDN Impres Polimak. Ia mengaku belum banyak yang tahu bahwa wajahnya berada di uang edisi khusus itu. “Yang tahu hanya dua orang,” kata dia. Anak yang bercita-cita sebagai pilot itu mengaku senang bahwa semakin banyak orang yang tahu wajahnya tercetak di uang edisi khusus itu.[*]

Kompas.com