23 Juni 2024

batasnegeri.com

Membangun Indonesia dari Pinggiran

“Suling Tambur” Tarian Tradisional Khas Dari Perbatasan Papua

BatasNegeri – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan tahun baru 2019, Anggota Satgas Yonif 725/Woroagi Pos Senggi yang dipimpin langsung oleh Dansatgas Yonif 725/Woroagi Letkol Inf Hendry Ginting S, S.I.P., bersama-sama dengan masyarakat Senggi, Keerom, melakukan Tarian Suling Tambur mengelilingi Kec. Senggi. Selasa, (1/1/2019).

Tari Suling Tambur dilaksanakan selama 3 hari oleh Satgas Pamtas dan Masyarakat Senggi dengan mengelilingi Kec. Senggi dengan melewati Kp. Warlef, Kotis Senggi Yonif 725/WRG, Koramil Senggi dan Kipan C Yonif 756/WMS, yang dimulai pada 1 s.d 3 Januari 2019.

Terlihat dengan jelas keceriaan terpancar dari wajah-wajah mereka pada saat melaksanakan Tari Suling Tambur sambil mengelilingi Kec. Senggi. Tak ketinggalan  anggota Satgas Yonif 725/Woroagi juga ikut memainkan Seruling dan Tambur sehingga mereka ikut larut dalam kebahagian menyambut Tahun Baru 2019.

Tujuan dilaksanakannya Tari Suling Tambur keliling tersebut adalah sebagai salah satu cara Satgas Yonif 725/Woroagi bersama-sama dengan masyarakat untuk tetap menjalin hubungan silahturahmi serta menciptakan hubungan yang harmonis antar warga, selain itu juga diharapkan dapat meningkatkan sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan Rakyat khususnya yang berada di wilayah Perbatasan.

Tari Suling Tambur merupakan salah satu tari tradisional dari sekian banyak aneka ragam budaya dan tradisi yang berada di daerah Papua, dimana para penarinya menggunakan Suling atau Seruling dan Tambur atau Beduk/Tifa. Dari hasil perpaduan kedua alat musik tersebut menghasilkan irama musik lagu-lagu khas yang dimainkan melalui Suling.

Selain itu diharapkan dengan adanya acara Tarian Suling Tambur yang dilakukan secara bersama-sama dapat memperkenalkan dan menumbuhkan kecintaan kepada generasi penerus terhadap seni budaya tari Suling Tambur dan industri kerajinan tradisional sebagai warisan para leluhur di Tanah Papua.[*]

kodam17cendrawasih